Foto/Ilustrasi: topmetro news Bataktive.com - Medan – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) I dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpi...
Foto/Ilustrasi: topmetro newsBataktive.com - Medan – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) I dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Horas Bangso Batak (HBB) yang dijadwalkan berlangsung pada 23–24 Oktober 2026, panitia pelaksana mulai bergerak cepat dengan agenda konsolidasi internal. Sebagai langkah strategis untuk mematangkan tujuan organisasi, DPP HBB akan menggelar audiensi khusus dengan para tokoh Batak, terutama mereka yang berdomisili di Sumatera Utara. Pertemuan tatap muka ini direncanakan akan dilaksanakan pada Senin, 12 Oktober 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Perpustakaan Universitas HKBP Nommensen, yang berlokasi di Jalan Sutomo No 2A, Perintis, Medan Timur, Kota Medan. Kehadiran berbagai elemen tokoh masyarakat ini dinilai krusial untuk memastikan arah kebijakan organisasi selaras dengan nilai-nilai luhur bangsa Batak.
Misi ‘Mengangkat Harkat Martabat’ Melalui Konsultasi Buka
Inisiatif audiensi ini didasari oleh visi dan misi inti dari Horas Bangso Batak, yaitu ‘Mengangkat Harkat dan Martabat Bangso Batak’. Surah resmi undangan yang dikeluarkan oleh Panitia Mubes I dan Pelantikan Pengurus DPP HBB, ditandatangani oleh Ketua Panitia Tomson Marisi Parapat, S.H., dan Sekretaris Deminar Nababan, S.Pd., M.Pd., serta diketahui oleh Ketua Umum DPP HBB, Lamsiang Sitompul, S.H., M.H., menegaskan pentingnya menyerap aspirasi dari para pemangku kepentingan. Dokumen tersebut secara eksplisit memohon arahan, bimbingan, saran, nasihat, serta dukungan dari para orang tua, Amang/Inang, Oppung, tokoh masyarakat, ketua organisasi kemasyarakatan (ormas), dan pulaon marga untuk bersama-sama membangun dan membesarkan perkumpulan tersebut dalam menjaga marwah serta kehormatan Bangso Batak.
“Kami dari panitia dan Pengurus DPP HBB memohon arahan, bimbingan dan saran serta nasihat maupun dukungan dari Bapak/Ibu, Amang/Inang, Oppung, dan orangtua kami serta tokoh-tokoh, untuk menyerap segala aspirasi demi membangun dan membesarkan Perkumpulan Horas Bangso Batak ini dalam menjaga marwah dan kehormatan Bangso Batak. Untuk itu kami berharap bisa bertemu dengan Bapak/Ibu, para orangtua, tokoh-tokoh masyarakat, ketua-ketua ormas dan punguan marga yang kami hormati.” - Lamsiang Sitompul, Ketua Umum DPP HBB
Proses pemilihan narasumber dan pihak yang diundang sangat selektif namun inklusif, mencakup spektrum kepemimpinan Batak yang komprehensif. Undangan tersebut ditujukan luas kepada para ketua Punguan Marga Batak, tokoh masyarakat adat, tokoh agama, tokoh politik, tokoh kepemudaan, tokoh adat, pemerhati budaya, akademisi di bidang studi Batak, hingga para ketua lembaga adat dan ormasya Batak lainnya. Pendekatan holistik ini menunjukkan bahwa HBB tidak hanya berorientasi pada pembentukan struktur administratif semata, melainkan juga membangun landasan filosofis dan sosiologis yang kuat melalui dialog dengan pewaris warisan budaya dan intelektual Batak. Audiensi ini menjadi forum sentral untuk menyinkronkan ekspektasi generasi muda organisasi dengan kebijakan yang diharapkan oleh para tetua adat dan cendekiawan.
Transparansi Komunikasi dan Prospek Konsolidasi Nasional
Demi menjamin kelancaran informasi dan memudahkan koordinasi bagi para tamu kehormatan, panitia telah membuka jalur komunikasi transparan dengan mencantumkan *contact person* resmi. Responsibilitas ini diemban langsung oleh Lamsiang Sitompul, S.H., M.H. (0813 6273 6686) dan Boydo Panjaitan (0811 227 8537), yang siap memberikan klarifikasi maupun informasi detail mengenai teknis pelaksaan pertemuan. Pembiakan akses komunikasi yang terbuka ini merupakan indikator profesionalisme tata kelola HBB dalam menghadapi konsolidasi berskala besar menjelang pelantikan pengurus pusat.
Dengan terlaksananya audiensi pada 12 Oktober 2026, Mubes I yang akan diselenggarakan dua minggu kemudian diyakini akan berjalan dengan legitimasi moral yang tinggi. Sinergi antara unsur kepemimpinan organisasi, keilmuan akademis, dan otoritas adat diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang berkelanjutan. Bataktive.com mencatat bahwa upaya diplomasi intra-komunal ini menjadi barometer bagi keberlangsungan organisasi pergerakan etnis Batak dalam konteks otonomi daerah dan pelestarian identitas budaya di tengah dinamika sosial modern. Kehadiran ribuan delegasi serta tokoh kunci pada tanggal tersebut akan menjadi momen historis bagi penguatan soliditas Bangso Batak di bawah satu payung organisasi yang lebih terstruktur dan berdaya guna.


No comments
Harap memberikan komentar yang mendukung kemajuan blog ini.
Terimakasih!!!