Breaking News:

latest

Ads Place

Boru Panggoaran Anak Perempuan Sulung Tumpuan Kesayangan dan Belahan Jiwa Orangtua

Img Source : flickr.com/photos/edyasmarastudio BATAKTIVE.COM, BORU BATAK -  Panggoaran adalah gelar atau nama panggilan kepada orang t...

Img Source : flickr.com/photos/edyasmarastudio
BATAKTIVE.COM, BORU BATAK - Panggoaran adalah gelar atau nama panggilan kepada orang tua dengan menggunakan nama anak sulungnya.  Jikalau anak pertamanya perempuan, putrinya inilah yang disebut Boru Panggoaran, karena gelar panggilan orangtuanya adalah nama putri sulungnya tersebut.  Misalnya: Nama putri sulungnya Si Sorta, maka nama panggilan Bapaknya Ama ni Sorta, dan penggelaran Ibunya menjadi Ina ni Sorta atau Nai Sorta.

Meskipun keluarga Batak mendambakan anak sulungnya laki-laki, sebagai generasi yang akan meneruskan marganya, dan suatu kebanggaan tersendiri bila ia dipanggil dengan nama anak sulungnya laki-laki, bukanlah berarti menjadi kekecewaan bila ternyata anak pertamanya perempuan.

Anak perempuan sulung merupakan tumpuan kesayangan dan belahan jiwa orangtuanya. Pada masyarakat Batak tradisional mulai kecil hingga remaja dan dewasa anak perempuan terdidik dan mengambil peran penting untuk mengurus pekerjaan rumah tangga: memasak, mencuci, membersihkan rumah dan menjaga adik-adiknya sementara kedua orangtuanya bekerja. 

Setelah berumah tangga, anak perempuan lebih perhatian kepada orangtuanya dibanding anak laki-laki. Umumnya orang tua Batak akan lebih betah tinggal berlama-lama di rumah menantunya (anak perempuannya) daripada anak laki-lakinya.

Ketika orangtuanya sudah tua renta, tak berdaya dan sakit-sakitan biasanya anak perempuan sulung yang telah berumahtangga akan membawa orangtuanya tinggal di rumahnya di tengah keluarganya. Bagi suaminya  merupakan suatu berkah, kehormatan dan ungkapan ketulusan kasih sayangnya bukan hanya kepada istrinya tapi juga kepada mertuanya selaku hula-hula, yang sudah dianggap sebagai orangtuanya kandung.  Inilah salah satu nilai-nilai adat yang terpatri dalam jiwa suku Batak.

Berikut lagu dan syair “Boru Panggoaran” sebagai ungkapan kasih sayang dan harapan orang tua kepada putri sulung tercintanya :
Ho do borukku
Tappuk ni ate atekki
Ho do borukku
Tappuk ni pusu pusukki,

Burju burju maho
Namarsikkola i
Asa dapot ho
Na sinitta ni rohami

Molo matua sogot ahu
Ho do manarihon ahu
Molo matinggang ahu inang
Ho do namanogu-nogu ahu

Reff :
Ai ho do borukku,
boru panggoaranhi
Sai sahat ma da na di rohami.
Ai ho do borukku,
boru panggoaranhi
Sai sahatma da na di rohami
LIKE & SHARE KE SESAMA BORU PANGGOARAN.

Sumber  : Habatakon Blogspot

No comments

Harap memberikan komentar yang mendukung kemajuan blog ini.
Terimakasih!!!

Iklan